+86-15986734051

Memahami Dasar-Dasar: Klasifikasi Alat Pemotong Mesin CNC

May 17, 2024

1. Klasifikasi Berdasarkan Geometri Ujung Pemotong:
**Alat Titik Tunggal**: Alat ini hanya memiliki satu sisi pemotongan. Contohnya termasuk alat pemutar, batang bor, dan alat pembuat alur.
**Alat Multi-titik**: Alat ini memiliki beberapa sisi pemotongan. Contoh umum adalah pemotong frais, bor, dan reamer.

 

2. Klasifikasi Berdasarkan Operasi Pemesinan:
**Alat Pembubutan**: Digunakan untuk membuat bagian silinder dengan membuang material dari benda kerja yang berputar. Contohnya termasuk alat pembubutan kasar, alat pemolesan akhir, dan alat pembubutan ulir.
**Pemotong Frais**: Digunakan untuk memotong permukaan datar, alur, dan kontur pada benda kerja. Jenisnya meliputi end mill, face mill, dan ball nose cutter.
**Alat Pengeboran**: Dirancang untuk membuat lubang pada benda kerja. Jenisnya meliputi bor putar, bor tengah, dan bor titik.
- **Alat Bor**: Digunakan untuk memperbesar lubang yang ada atau mencapai diameter internal yang presisi.
- **Alat Reaming**: Digunakan untuk menyempurnakan permukaan akhir dan akurasi lubang yang sudah dibor sebelumnya.
- **Alat Pembuat Benang**: Digunakan untuk memotong ulir pada permukaan silinder, termasuk keran dan cetakan.

How Are Machining Dimensions Measured?

Kesimpulan:
Pemesinan CNC yang efisien bergantung pada pemilihan perkakas yang cermat sesuai dengan persyaratan khusus operasi pemesinan dan material benda kerja. Dengan memahami klasifikasi dasar perkakas pemesinan CNC berdasarkan geometri ujung potong, material, operasi pemesinan, konfigurasi perkakas, dan pelapisan, produsen dapat mengoptimalkan produktivitas, kualitas, dan efektivitas biaya selama pemesinan.

Kirim permintaan